Namun, seperti dilansir Autocar, Senin (5/1/2015), Mueller menyatakan, 911 hybrid tidak akan terlihat selama beberapa tahun ke depan. Setidaknya, keluarnya 911 hybrid menunggu peluncuran facelift 911 hingga akhir tahun ini.
"Mungkin di generasi berikutnya. Mengapa tidak? Tidak ada alasan untuk tidak melakukannya dan kami akan melihat apakah kami memiliki beberapa alasan untuk melakukannya. Kami melakukan beberapa penelitian untuk melihat apakah itu bisa bekerja. Kita akan melihatnya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus menangani pelanggan 911 kami dan citra mobil itu karena itu adalah keputusan yang sangat penting dan kami harus melakukan banyak analisis sebelum kami memutuskan," tambahnya.
Menurut Müller, teknologi hybrid memiliki dua alasan. Salah satunya adalah pemikiran pabrikan mobil mewah asal Jerman itu untuk menurunkan emisi CO2.
"Tapi alasan lain untuk teknologi ini adalah nilai sporty. Seperti yang telah kita buktikan dengan 918 Spider. Dengan mobil supersport, (teknologi) ini bisa bekerja dan itu juga bisa menjadi solusi bagi 911," ujarnya.
Sementara itu Müller mengatakan, waktu perkenalan mobil yang mengusung teknologi hybrid tergantung pada jadwal pengembangan dan produksi masing-masing model.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina