Dengan kondisi seperti itu, dampak terhadap penjualan produsen mobil cukup berarti. Seperti produsen mobil Mazda yang mengaku mengalami sedikit penurunan penjualan jika dibandingkan dengan tahun lalu.
"Tahun ini market berkurang jika dibandingkan dengan tahun lalu," ujar President Director PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Keizo Okue di sela-sela acara All New Mazda2 Beyond Excitement di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu penjualan kita mencapai 11.000 unit lebih hingga akhir tahun, untuk tahun ini akan terjadi penurunan," kata Astrid.
Terhitung dari Januari hingga November tahun ini, Mazda sudah menjual mobil sebanyak 8.800 unit lebih.
"Sepertinya sampai akhir tahun nanti target hingga 11.000 unit tidak akan tercapai," pungkasnya.
Sebelumnya Honda juga pesimistis mereka sanggup menjual 175.000 unit tercapai. Honda memperkirakan hanya sanggup menjual sekitar 160.000 mobil saja.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua