Mobil Mercy yang masuk ke Indonesia tidak diperbolehkan meminum bahan bakar beroktan rendah.
Jika menggunakan BBM beroktan rendah, risikonya bisa berpengaruh terhadap mesin. Bahkan, jika pengguna Mercy nekat menggunakan BBM bersubsidi, garansi yang diberikan Mercedes-Benz Indonesia bisa hangus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, jika dalam kondisi genting pun mobil Mercy disarankan tidak boleh meminum bahan bakar bersubsidi. Misalnya, pemilik mobil Mercy masuk ke daerah yang tidak ada SPBU yang menjual bahan bakar beroktan tinggi, mereka harus tetap berusaha menggunakan bahan bakar yang dibutuhkan mobil jika tidak ingin berakibat fatal pada kondisi mesinnya.
"Kalau untuk Mercedes kualitas tidak bisa dikompromikan. Kami tidak ingin mengorbankan kualitas hanya ingin menyesuaikan kondisi Indonesia," kata wanita yang juga dikenal sebagai founder Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL) itu.
Jadi, lanjut, Vera, soal kebijakan Pemerintah Indonesia untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi hal itu pun ditanggapi positif.
"Mercedes-Benz itu sudah Euro 4. Untuk BBM tidak berpengaruh," kata Vera.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas