Menciptakan mobil yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar akan menjadi konsen utama para produsen mobil di masa depan. Nantinya, masing-masing pabrikan diwajibkan untuk memproduksi mobil yang ramah lingkungan.
Seperti dilansir laman Reuters, Sabtu (1/11/2014) produsen mobil terbesar di Eropa, Volkswagen (VW) dikabarkan siap meluncurkan lebih dari 20 model mobil hybrid di pasar otomotif Tiongkok sampai akhir tahun 2018 mendatang.
Head of Volkswagen Group China Jochem Heizmann mengatakan, pada tahun 2020 mendatang mungkin ada ratusan ribu unit mobil ramah lingkungan seperti mobil listrik dan plug-in hybrid yang sudah di pasarkan Volkswagen Group di Tiongkok dan diproduksi secara lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya ini seiring dengan tujuan Tiongkok yang terus mendukung kendaraan rendah emisi. Pemerintah Tiongkok menargetkan sampai tahun 2020 mendatang ada 5 juta unit mobil ramah lingkungan di jalanan.
Tak hanya VW Group, para produsen lainnya seperti BMW, Tesla Motors Inc dan Nissan Motor Co juga ditargetkan bisa melakukan hal yang serupa di Tiongkok.
Salah satu kota di Tiongkok yang tengah konsen memerangi hal itu adalah Beijing. Pemerintahan di Beijing melakukan gerakan dengan memberikan subsidi kepada masyarakat yang membeli kendaraan rendah emisi.
VW itu sendiri tahun ini akan meluncurkan mobil listrik murni, e-Up di Tiongkok dan berencana juga untuk meluncurkan e-Golf serta tahun depannya model plug-in hybrid Golf GTE.
"Dengan strategi seperti ini, kita tidak perlu pabrik baru. E-Golf dapat diproduksi di jalur perakitan yang sama seperti Golf versi mesin konvesional. Ini menjadi keuntungan bagi kami," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?