Semenjak pabrik baru dibangun di Indonesia, konsumen dimanjakan dengan berbagai pilihan kendaraan. Namun efeknya kendaraan pun memadati di jalanan, kemacetan menjadi makanan sehari-hari.
Kemacetan membuat masyarakat harus rela menghabiskan waktu berjam-jam di jalanan, terjebak, dan kaki pun jadi pegal terutama kaki kiri yang harus menginjak pedal kopling.
Hal ini memicu orang untuk memilih mobil dengan transmisi otomatis untuk meringankan beban kaki kiri ketika harus berpacu dengan kemacetan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Daihatsu Ayla M/AT
|
|
Mobil ini dilengkapi dengan mesin 3 silinder berkapasitas 998 cc dengan tenaga maksimum 65 daya kuda pada 6.000 rpm. Selain memiliki transmisi otomatis, Ayla pun ringan di kantong karena mobil ini konsumsi BBM-nya cukup irit. Dalam suatu pengetesan di sirkuit mobil ini sanggup menjangkau 27,1 km untuk setiap liter bensinnya.
2. Agya E
|
|
Diperkuat dengan mesin 1KR 12, 3 silinder, 998 cc, tenaga daya maksimum 65 daya kuda pada 6.000.
Menjajal Agya
3. Honda Brio
|
|
Tepatnya Brio S yang dijual seharga Rp 141 juta. Brio versi LCGC yakni Brio Satya tidak memiliki transmisi otomatis.
Brio S berkekuatan mesin 1.200 cc dengan tenaga mencapai 88 daya kuda. Pastinya lebih bertenaga dari dua mobil sebelumnya.
Review Honda Brio
4. Geely Panda LC
|
|
Mobil keluaran pabrikan Tiongkok ini dijual seharga Rp 149 juta. Mobil memiliki mesin 4 silinder dengan kekuatan mencapai 86 ps dan torsi 11,2 kgm.
Halaman 2 dari 5












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge