Dilansir laman Reuters, Jumat (24/10/2014) jajaran direksi yang gajinya dipotong termasuk Chief Executive Takanobu Ito dan 12 jajaran eksekutif lainnya.
Tak tanggung-tanggung, Honda memotong gaji para jajaran direksinya itu sebesar 20 tahun. Hal itu dilakukan produsen mobil asal Jepang karena masalah recall Jazz hybrid. Menurut Honda, mereka yang terkena hukuman itu sangat berperan dalam hal kualitas kendaraan termasuk Jazz hybrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Honda juga dikabarkan tengah mengkaji kualitas kendaraannya di seluruh dunia. Jika ditemukan ada yang bermasalah maka, peluncuran produk baru pun akan dilakukan termasuk launching HR-V yang akan diproduksi di pabrik baru Honda di Meksiko.
"Kami sangat mengganggu banyak konsumen dan kami sangat menyesal," kata juru bicara Honda Akemi Ando.
Gara-gara recall ini saham Honda menurun 1,4 persen pada 23 Oktober 2014, kemarin.
(ady/ddn)










































