Senin, 13 Okt 2014 11:02 WIB

Mobil Murah Disuruh Pakai BBG, Ini Jawaban Suzuki

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jakarta - Belum lama ini pemilik perusahaan Migas Internasional Medco
Group, Arifin Panigoro menyindir program Low Cost and Green Car (LCGC). Menurutnya, mobil-mobil LCGC itu memimiliki mesin yang usang dan harusnya menggunakan bahan bakar gas.

"Maaf-maaf saja, buat apa LCGC apalagi mesinnya 1200 cc itu kan
seperti mesin Corolla dulu. Itu udah usang," kata Arifin akhir pekan lalu.

Arifin menyarankan, pemerintah membuat kebijakan mobil berbahan bakar gas.

Menanggapi hal itu, 4W Sales Marketing & DnD Director Suzuki Indomobil Sales Davy Tuilan mengatakan, pihaknya akan tetap mengikuti kebijakan pemerintah.

"Mobil LCGC itu kan engga di homoligasi," kata Davy saat acara sarapan
bersama awak media di salah satu kafe di Jakarta, Senin (13/10/2014).

Menurut Davy, Arifin Panigoro seharusnya melakukan konsultasi dengan
pihak pertamina. "Masalahnya SPBG di sini ada banyak apa engga,"
katanya.

Menurut Davy, untuk mengganti bahan bakar mobil LCGC milik Suzuki
harus dilakukan riset terlebih dulu. Sebab, di belahan dunia manapun
Karimun Wagon R yang menjadi LCGC andalan Suzuki tidak ada yang
menerapkan bahan bakar gas.

"Karimun Wagon R itu di dunia ngga ada BBG, kalo Ertiga ada di India," katanya.

Tapi Davy memastikan, jika pemerintah menetapkan peraturan baru
mengenai LCGC, Suzuki siap mengikuti peraturan pemerintah.

(ady/ady)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed