PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memberikan kesempatan kepada pemasok komponen dan suku cadang kepada Toyota untuk memanfaatkan fasilitas Toyota Learning Center di Karawang dalam menunjang pengembangan kuantitas dan kualitas produk.
Selain sebagai wujud komitmen Toyota dalam transfer teknologi bagi lingkungan dimana pabrikan ini berada, langkah itu juga mendukung bisnis Toyota.
Executive General Manager HRD Corporate & External Affairs Division TMMIN Bob Azam, mengatakan dukungan dan sinergi dengan pemasok merupakan salah satu komponen penting dalam proses produksi Toyota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemanfaatan pusat pelatihan Toyota oleh para pemasok atau peaku industri lainnya itu, bisa dengan cara mengirimkan sumberdaya manusia mereka untuk mengikuti training.
Sementara itu, Direktur Corporate dan External Affairs PT TMMIN, I Made Dana Tangkas menambahkan Toyota Learning Center merupakan bentuk komitmen dan upaya Toyota dalam rangka pengembangan kualitas sumberdaya manusia industri otomotif.
Dan bicara industri ini bukan hanya produsen pemilik merek semata, tetapi juga industri komponen atau sukucadang pendukungnya. Fasilitas pelatihan itu dibangun di lahan seluas 3.700 meter persegi di area pabrik I Karawang milik TMMIN. Pembangunan fasilitas tersebut menelan dana Rp 23 miliar.
"TLC memiliki 13 fasilitas atau disebut dojo untuk pengembangan spirit, knowledge, serta skill. Sealian itu ada empat kelas," kata Made.
Keunggulan pusat pelatihan itu adalah sistem pelatihannya yang terbilang baru dan dilengkapi fasilitas simulasi yang menggunakan production line.
"Sehingga peserta pelatihan merasakan suasana di pabrik sungguhan," tuturnya.
eunggulan lainnya, 266 pengajarnya bersertifikat Toyota globa dan regional.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya