"Memang benar Lamborghini yang kemarin itu merupakan salah satu konsumen kita. Tapi itu bukan bodong, hanya surat-suratnya saja yang belum dilengkapi," kata CEO Lamborghini Indonesia Johnson Yaptonaga usai peluncuran Lamborghini Huracan di Potato Head, SCBC, Jakarta, kemarin.
Johnson pun berjanji akan mengimbau kepada para konsumennya agar segera melengkapi surat-surat yang belum lengkap agar hal serupa tidak terulang lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Johnson, sebenarnya konsumen Lamborghini yang belum dilengkapi surat-surat dilarang untuk keluar jauh apalagi ikut turing dan balapan seperti yang terjadi belakangan lalu.
"Surat jalannya ada, tapi itu berlaku hanya dari Pelabuan ke diler saja, kami tidak mengizinkan yang suratnya belum lengkap untuk keluar jauh. Tapi yang kemarin ditangkap itu sudah kita urus dan sekarang mobilnya sudah dikembalikan ke pemiliknya," bebernya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?