Di Mercy, Ruang Servis Harus Bersih dan Bisa Dipakai Salat!

Di Mercy, Ruang Servis Harus Bersih dan Bisa Dipakai Salat!

- detikOto
Kamis, 14 Agu 2014 18:01 WIB
Di Mercy, Ruang Servis Harus Bersih dan Bisa Dipakai Salat!
Seorang calon mekanik Mercy belajar ECU Mercy
Jakarta - Mercedes-Benz menerapkan standar yang ketat di bengkel mereka. Salah satunya soal kebersihan ruang kerja. Setiap selesai mengerjakan mobil, lantai harus super bersih.

"Standarnya, ruangan harus bersih, bisa dipakai salat," ujar Deputy Director Central Training PT Mercedes-Benz Indonesia Eko Setiyodiwarno di CTD Multipurpose Room, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia di Jalan RE Martadinata, Ciputat, Kamis (14/8/2014).

Standar kebersihan itu terus ditanamkan di benak setiap lulusan mekanik di pelatihan Mercedes-Benz, seperti kepada para 16 mekanik muda yang hari ini baru lulus dari Automotive Mechatronic Training setelah menimba ilmu selama 3 tahun lamanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pantauan detikOto, ruang latihan di tempat pelatihan Mercy yang sudah berdiri sejak 36 tahun lalu ini memang cukup bersih.

Ada beberapa mobil sedan Mercy, truk dan bahkan mobil listrik smart electric drive. Mobil-mobil ini terkumpul secara rapi dengan lantai yang cukup bersih pula.

Memang ada yang pernah salat di dalam bengkel? "Kan ada musola," elak salah seorang mekanik Dani Sofina Sibuea yang baru lulus.

Setelah Dani dan 15 rekan lainnya, ada beberapa angkatan lagi yang tengah menimba ilmu, seperti Fajar Faisal di batch 38. "Kami di sini diberi beasiswa, saya dulu lulus SMA di Jateng, kemudian saya lamar di sini. Alhamdulillah diterima," ujarnya sumringah.

Di sini Mercy menyiapkan kurikulum dan silabus regional yang juga diterapkan di wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur.

Kegiatan pelatihan program ini terdiri dari teori dan praktek, yang dilaksanakan secara langsung di lapangan dalam bentuk Praktek Kerja Nyata di bengkel resmi Mercedes-Benz dengan rasio 80:20.

Porsi 80% praktek dan 20% teori ini terfokus pada servis dan diagnosa kendaraan Mercedes-Benz dengan teknologi terkini, baik untuk kendaraan penumpang serta kendaraan niaga.

"Dengan demikian, para lulusan Automotive Mechatronic Training Program ini diharapkan siap dalam menghadapi tantangan yang lebih besar di arena kompetisi untuk meraih kinerja terbaik melalui kerja sama tim," ujar Presiden dan CEO Mercedes-Benz Indonesia Claus Weidner dalam pernyataannya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads