Hampir semua mobil berharga mahal sudah memiliki sistem navigasi sendiri di kabin. Tapi hal itu tidak terjadi di Tesla Model S yang dipasarkan di China. Alasannya, Google Maps tidak bisa digunakan di negeri tiongkok itu.
Untuk mobil seharga sekitar US$ 121.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar, sistem navigasi seperti bawaan wajib. Dengan sistem navigasi yang terintegrasi, pengendara bisa dengan mudah mencapai tempat tujuannya tanpa perlu tersasar.
Tapi hal itu tidak terjadi di Tesla Model S yang dipasarkan di China. Alasannya, seperti banyak layanan lain Google, Google Maps juga tidak berfungsi di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah database peta kini tengah dipersiapkan oleh Tesla khusus untuk China. Bahkan, sistem pengenalan suara yang berbasis bahasa mandarin juga tengah disiapkan dan diperkirakan akan diperkenalkan di akhir tahun ini. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM