Presdir PT Nissan Motor Indonesia Stephanus Ardianto, mengatakan kapasitas produksi pabrik Nissan yang berada di Indonesia sebanyak 275.000 unit dalam 1 tahunnya. Tapi saat ini kapasitas produksi yang terpasang baru 175.000 unit.
Pria yang akrab disapa Steve ini melanjutkan, dengan kapasitas produksi yang belum maksimal itu, Nissan hanya bisa mengekspor mobil sebanyak 10.000 unit dalam 1 tahunnya. Tapi ketika kapasitas pabrik berjalan maksimal maka bisa lebih dari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pria yang menjadi Presdir Nissan pertama asli Indonesia ini, Nissan Indonesia juga ingin seperti Nissan yang ada di Thailand bahkan masih bisa melampaui target Thailand.
"Kita juga pengen jangan Thailand doang, tapi Indonesia juga bisa. Indonesia sudah cukup kompetitif asal lokalisasinya ada volume. Infrastruktur dan suplayer di Indonesia itu tidak kalah dengan Thailand," bebernya.
Tak hanya itu, menurut Steve jika sudah bermain ekspor maka komposisinya sudah harus global karena harus bersaing dengan negara-negara lainnya seperti Tiongkok, India, Thailand serta beberapa negara lainnya.
"Untuk ekspornya yang penting infrastruktur dan supplier, jadi kompetitif kita tidak kalah dengan Thailand. Mestinya kita bisa bersaing dengan mereka," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi