Dalam keterangan resminya, Rabu (9/7/2014) Process Leader in Solihull Advanced Manufacturing Plant, Andrew Macfarlane mengatakan ia juga menghabiskan waktu 22 tahun sebagai angkatan darat hingga akhirnya bisa transisi ke industri otomotif.
"Saya sangat beruntung bisa transisi dari militer ke perusahaan JLR. Bekerja disini jauh lebih baik dari yang pernah saya harapkan, semua orang sangat ramah dan mendukung orang mantan militer untuk bekerja disini," beber Macfarlane.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bekas militer memiliki kemampuan yang terlatijh. Keterampilan unik dan perilaku mereka akan menjadi aset bagi perusahaan dimanapun ia bekerja," katanya.
Dilanjutkannya, program bekas militer bekerja di JLR merupakan bagian dari serangkaian program berkelanjutan yang dikembangkan oleh Jaguar Land Rover sebagai warisan dari kemerdekaan Inggris.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi di antara bekas militer.
"Jaguar Land Rover telah menjadi perusahaan yang bertangung-jawab mendorong pertumbuhan dan inovasi," kata Chief Executive, Business in the Community, Stephen Howard.
(ady/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak