Bagaimana komentar Daihatsu mengenai hal ini? "Xenia dari sisi produk dianggap kurang dibandingkan dengan yang lain (mulai tergerus-red), menurut saya tidak, Daihatsu Xenia melakukan change terakhir di 2011," ujar ADM Dom. Marketing Executive Coordinator, Rokky Iravayandi, di Citos Jakarta, Minggu (6/6/2014).
"Dan setiap kami melakukan change kita melakukan survey terlebih dahulu. Jadi kami tahu apa yang dibutuhkan konsumen, apakah konsumsi BBM, apakah desain, dan kita terus perubahan secara continue, melakukan perbaikan untuk konsumen," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pengingat, di semester 1 2014 kali ini, bisa dikatakan backbone Daihatsu telah berubah. Biasanya Daihatsu kerap mengandalkan Xenia untuk menjadi jagoannya yang paling digemari, namun kenyataan berbalik Daihatsu Gran Max yang kini paling mendominasi penjualan.
Dimana Daihatsu Xenia hanya menduduki posisi kedua dengan mencapai penjualan sebesar 24.360 unit atau merebut pasar sekitar 26,3 persen.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat