Hyundai meminta maaf terkait kasus yang dialami influencer Aa Juju. Berikut ini pernyataan lengkap Hyundai.
Influencer sekaligus food vlogger Aa Juju tidak menyangka mobil yang dibelinya secara tunai malah bikin pusing. Dalam unggahan video berdurasi tiga menit, Aa Juju menceritakan ihwal mobilnya rusak. Pertama, tiba-tiba tidak bisa menggunakan fitur fast charging. Dia sudah sempat mengunjungi Hyundai Motorstudio di Senayan Park. Tapi tak mendapat jawaban pasti. Dia kemudian diarahkan ke SPKLU lain, namun tetap tidak bisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permasalahan tak berhenti sampai di situ. Esok hari saat mobil mau digunakan, malah tak bisa dinyalakan sama sekali. Hingga akhirnya ada teknisi yang datang untuk mengecek dan harus ganti aki. Usut punya usut, mekanik bengkel menemukan mobil sering diparkir secara paralel yang justru menyedot daya besar dari aki.
"Kita dari pihak bengkel pun nggak menyarankan itu (parkir paralel) karena kan kita satu ada Bluelink atau komponen kelistrikan lain yang membutuhkan itu pada saat diparkir paralel itu. Karena kan ada perpindahan tempat, ada kemungkinan kan, itu tetap ngirim informasi gitu. Jadi dari kami dari aftersales bilang cuma ya dari parkir paralel ini sih," ujar seorang pria yang diduga mekanik Hyundai seperti terekam dalam video.
Adapun kalau merujuk pada buku panduan manual Hyundai Ioniq 5 dijelaskan bahwa bila mobil mati dalam posisi gigi Netral, maka tombol start/stop akan berada di posisi ACC.
"Perhatikan bahwa pintu tidak dapat dikunci dalam posisi ACC atau daya baterai (12V) dapat habis jika dibiarkan dalam posisi ACC dalam waktu yang lama," demikian penjelasan di buku manual.
Masalah di mobil Ioniq 5 Aa Juju masih berlanjut. Head unit mati dan lagi-lagi harus memanggil orang bengkel. Namun mekanik disebut tidak kompeten dan permasalahan selesai usai mencari tahu di ChatGPT.
Di tengah rentetan masalah itu, Aa Juju mengaku mendapat respon kurang menyenangkan dari layanan purnajual Hyundai. Saat mengadu pertama kali, chatnya sempat tidak dibalas. Lalu saat datang langsung ke dealer untuk meminta pertanggungjawaban ke tenaga penjual, dia malah terlibat cekcok dengan salah seorang supervisor di dealer tersebut.
Hyundai Motor Indonesia meminta maaf atas pengalaman kurang menyenangkan yang dialami Aa Juju. Berikut pernyataan lengkap Hyundai yang disampaikan oleh Head of Brand Interactive Hyundai Motors Indonesia Rouli Sijabat.
"Atas nama Hyundai Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan dan situasi yang dialami oleh pelanggan kami, baik terkait pengalaman penggunaan produk maupun layanan dari tim sales & aftersales kami.
Kami telah menerima masukan tersebut dan saat ini tengah melakukan penanganan serta penelusuran secara menyeluruh untuk memastikan langkah penyelesaian terbaik bagi pelanggan," demikian pernyataan Hyundai.










































