Perlahan-lahan, pemerintah mulai mengendurkan aturan penjualan mobil. Di 2011 lalu, pemerintah mulai membolehkan warga Kuba untuk menjual atau membeli mobil.
Sebelumnya, di Kuba hanya mobil keluaran 1959 yang boleh dijual secara bebas. Hal ini yang membuat mobil klasik beredar di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ternyata harga mobil di sana sangat mahal. Bahkan harga mobil di sana seperti dilansir dari Reuters, di-mark up sampai 4 kali lipat. Jadi wajar jika dalam kurun waktu 6 bulan hanya 50 mobil dan 4 motor terjual di Kuba.
Diler mobil Peugeot di ibukota Havana melepas mobil 206 dengan harga setara US$ 91.000 (Rp 1,1 miliar) dan 508 dengan harga US$ 262.000 (Rp 3,1 miliar).
Angka itu sangatlah super mahal mengingat upah bulanan pegawai pemerintahan di sana rata-rata hanyalah US$ 20 (Rp 243 ribuan) saja. Jadi siapa yang mau membeli mobil ya jika harganya sangat mahal seperti itu.
Di sisi lain rencana pemerintah Kuba cukup baik, karena 75 persen dari pajak penjualan mobil baru untuk pembangunan sistem transportasi umum di Kuba.
Mengutip data dari Iset Vazquez, wakil presiden CIMEX, total penjualan dari 11 dealer di Kuba mencapai US$ 1.280.000 dalam enam bulan pertama tahun ini dengan 50 mobil dan 4 motor yang terjual.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?