Pada bulan Mei lalu Toyota berhasil membukukan angka penjualan di 31.649 unit mobil atau menurun dari April yang berhasil menjual mobil sebanyak 39 ribuan unit. Ketika ditanya, apa yang mempengaruhi penjualan di bulan Mei lalu?
Menurut Wakil Presiden Direktur PT TAM, Suparno Djasmin, penurunan penjualan itu disebabkan oleh banyaknya hari libur yang ada di bulan Mei, sehingga pengiriman mobil dari pabrik ke diler dan dari diler ke konsumen sedikit tertunda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abong melanjutkan, faktor lainnya adalah adanya maintenance di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sehingga proses produksi sempat dihentikan untuk sementara dan tidak lama.
"Kalau wholesale itu sangat dipengaruhi oleh hari kerja ditambah kita ada proses maintenance di pabrik, tapi sekarang sudah berjalan lagi karena tidak lama," katanya.
Ketika ditanya, lalu bagaimana dengan penjualan mobil di Juni dan Juli mendatang yang sudah mendekat hari raya Idul Fitri?
Abong membeberkan, di Juni dan Juli juga pada umumnya penjualan mobil akan sedikit mengalami penurunan. Tapi pihaknya akan terus bekerja keras untuk bisa menstabilkan penjualan.
"Kita akan kerja keras karena mau lebaran dan kita akan melakukan kegiatan-kegiatan supaya bisa mengcapture kebutuhan pelanggan. Tapi diketahui secara general perekonomian cukup ketat, tapi kita yakin mobi ini masih dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia," tuntasnya.
Sebelumnya penjualan mobil di pasar otomotif nasional pada bulan Mei 2014 lalu tercatat 97.174 unit. Dibanding bulan sebelumnya angka itu turun 8 persen dan merupakan angka penjualan mobil terendah sepanjang 2014 ini.
Sebelumnya di bulan Januari, penjualan mobil mencapai 103.595 unit, Februari 111.880 unit Maret 113.096 unit dan April 106.087 unit.
Begitu pula jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, penjualan mobil tahun ini masih kalah. Di bulan Mei 2013, penjualan mobil masih mencapai 99.685 unit.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi