Chairman Proton Tun Dr Mahathir Mohamad mengatakan kalau selama ini Proton selalu dicap sebagai pembuat mobil berkualitas rendah dan murah.
"Sekarang Proton ingin memproduksi mobil standar dunia, tetapi Anda harus membayar harga yang lebih tinggi. Anda tidak dapat memiliki mobil yang baik dan membayar harga mobil yang buruk," katanya seperti detikOto kutip dari Paultan.
Sebenarnya, Proton menurut Mahatir bisa saja membuat mobil dengan harga murah. Tapi kualitas mobil tidak akan seperti yang mereka inginkan.
Proton pun tidak mendekati Kementerian Perdagangan dan Industri Malaysia dan Petronas untuk meminta dana apapun. "Tidak mungkin, karena Proton adalah sebuah perusahaan swasta sekarang dan ia mampu membuat kemajuan dalam penelitian dan pengembangan," lugasnya.
Mahatir pun mendorong pemerintah Malaysia untuk mengurangi impor mobil dan mendorong industri lokal. "Ketika Anda mengimpor mobil, uang mengalir keluar dan Anda tidak mendapatkan teknologi apapun dari mereka," ujarnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM