Produsen yang memiliki kepanjangan 'Perusahaan Otomobil Nasional' tersebut dikatakan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak akan bekerja dengan produsen mobil China Geely Automobile Holdings untuk memperluas pasar Proton di negeri Tiongkok.
Di lansir Paultan, produsen mobil Malaysia itu kini dalam tahap diskusi dengan Geely setelah menandatangani kesepakatan pada tanggal 22 April.
" Bidang kerjasama dieksplorasi meliputi desain kendaraan, sourcing, manufaktur, pemasaran, impor dan distribusi untuk ASEAN dan pasar China," kata Najib kepada wartawan Malaysia di Beijing.
Dia lalu menambahkan bahwa jika Proton dan Geely sepakat maka besar kemungkinan Proton akan memproduksi mobil yang didasarkan pada desain model mobil milik Geely.
Kerja sama ini, bila disetujui, akan disokong oleh kedua pemerintah. Baik pemerintah Malaysia atau pun China.
Saat ini, Geely mengembangkan, memproduksi dan menjual mobil di bawah merek Geely, Gleagle, Emgrand dan Englon di China . Perusahaan ini tercatat juga telah membeli Volvo dari Ford pada tahun 2010. Pada April 2013, total kapitalisasi pasar perusahaan tersebut mencapai US$ 3,9 milyar.
(syu/lth)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM