Keoptimisan itu didasarkan karena pemerintah Tiongkok saat ini memiliki tujuan untuk mencapai setengah juta kendaraan alternatif energi hingga 2015.
"Kami sangat berharap Tiongkok menjadi market terbesar unruk electro-mobility dalam beberapa tahun kedepan," kata BMW China head, Karsten Engel, di Shanghai.
Akan tetapi BMW serta produsen mobil lainnya di Tiongkok berharap agar pemerintah terus membangun infrastruktur pengisian listrik tambahan, dan memberikan peraturan lebih ketat untuk mempercepat laju EV di Tiongkok.
Keputusan Tiongkok untuk memperbanyak mobil listrik bukan isapan jempol semata, karena seperti diketahui bersama Tiongkok menjadi satu negara yang memiliki tingkat polusi udara tertinggi.
(lth/ady)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak