Bos Fiat: Jangan Beli Mobil Listrik Kami

Bos Fiat: Jangan Beli Mobil Listrik Kami

- detikOto
Kamis, 22 Mei 2014 13:20 WIB
Bos Fiat: Jangan Beli Mobil Listrik Kami
Washington - Sungguh unik ucapan yang dikeluarkan oleh bos Fiat yang satu ini. Bukannya mempromosikan produknya, bos Fiat ini malah meminta calon pembeli Fiat 500e untuk tidak membeli mobil ini. Waduh.

Ucapan kontroversial itu dikeluarkan oleh Chief Executive Fiat Chrysler Automobiles Sergio Marchionne dimana dia memiliki permintaan bagi para calon pembeli mobil listrik Fiat 500e agar tidak membeli mobil itu. Dia lelah kehilangan uang.

Berbicara di Washington, Marchionne mengatakan kalau saat ini hanya Tesla Motors Inc yang menjadi satu-satunya perusahaan yang mampu menghasilkan uang dari penjualan mobil listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya harap Anda tidak membelinya karena setiap kali saya menjual satu, cost saya US$ 14.000 (sekitar Rp 161,2 jutaan)," katanya seperti dikutip Reuters. "Saya cukup jujur ​​untuk memberitahu Anda," tambahnya.

Menurut Marchionne salah satu sebab kegagalan mendapat untung karena harga jual mobil listrik masih di bawah angka modalnya. Sementara Tesla mampu mendapat untung karena memang mobil-mobil listrik mereka dijual dengan harga mahal.

Saat ini di Amerika Serikat Fiat 500e dijual dengan harga US$ 32.650 dan tahun ini belum ada satu pun Fiat 500e yang terjual di sana. Berbeda dengan 11.514 Fiat 500 --versi konvensional dari 500e-- yang terjual di periode yang sama.

Bahkan, Marchionne mengatakan kalau perusahaannya bisa bangkrut bila harus terus menerus menanggung rugi dengan menjual mobil listrik dengan harga yang tidak semestinya. Chrysler yang pernah mengajukan kebangkrutan pada tahun 2009 untuk kemudian menerima bailout dari pemerintah AS sebelum akhirnya diambil alih oleh Fiat bisa jadi mengulang masa-masa pahit itu.

"Jika kami hanya membangun kendaraan tersebut, kami akan kembali bertanya di Washington untuk bailout kedua karena kami akan bangkrut," kata Marchionne.

Dia pun mengkritik dorongan pemerintah federal yang ingin mendorong penggunaan mobil listrik dan meminta produsen membantu mereka. Marchionne mengatakan ia akan lebih memilih Departemen Energi AS yang hanya menetapkan target emisi dan membiarkan produsen mobil mencapainya dengan cara mereka sendiri.

Popularitas mobil listrik pun masih lama. Dia mengatakan kalau kendaraan hybrid akan lebih dahulu populer dan akan menguasai setengah dari penjualan mobil di sana pada 2025. Sementara penjualan mobil listrik akan mandek karena jarak tempuh yang tidak memadai di mata banyak konsumen dan harga yang tinggi.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads