Tahun lalu Indonesia mencapai rekor penjualan mobil setelah menyerap 1,2 juta mobil. Naik dari sebelumnya dimana penjualan mobil berada di angka 1 juta unit. Kepala BKPM Mahendra Siregar percaya kalau penjualan 2 juta unit per tahun sangat mungkin dicapai dalam waktu dekat ini.
Terlebih ekonomi Indonesia diprediksi akan tumbuh. Bahkan persentasenya kemungkinan akan berada di atas negara-negara berkembang lain seperti Brasil, Rusia, India, Tiongkok dan Afrika Selatan.
"Potensinya masih sangat besar. Terlebih perbandingan antara jumlah kendaraan dan jumlah penduduk masih kecil," katanya.
Corporate Vice President Nissan Motor Indonesia Toru Hasegawa membenarkan hal tersebut. "Market di Indnesia sendiri sangat potensial," ujarnya.
Di Indonesia, lanjut Hasegawa, hanya ada 16 mobil di setiap 1.000 orang penduduk. Hal tersebut sangat kecil bila dibandingkan Thailand yang memiliki perbandingan 150 mobil per 1.000 penduduk atau Malaysia 250 mobil per 1.000 penduduk.
Sementara negara maju seperti Jepang dan Eropa memiliki perbandingan 600 mobil per 1.000 penduduk dan Amerika Serikat memiliki 800 mobil per 1.000 penduduk.
Karena itu, berbekal kepercayaan tersebut dia percaya kalau mereka bisa mengembangkan penjualan di Indonesia.
Berbekal merek Nissan dan Infiniti serta Datsun yang baru saja melahirkan GO+ Panca di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 85 juta sampai Rp 103 juta mereka percaya mampu memperluas pasar.
Foto: Datsun GO+ Panca
Bila di tahun 2013 Nissan Motor Indonesia mampu melepas 58.066 unit, di tahun 2014 ini menurut Corporate Vice President Nissan Motor Indonesia Toru Hasegawa, minimal 90.000 mobil akan mereka jual.
Angka itu terlihat cukup mencolok. Terlebih bila kita melirik ke belakang ketika di tahun 2007 saja Nissan hanya mampu menjual 24.960 mobil saja.
Foto: Melirik Pabrik Nissan-Datsun
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya