Lihat saja dalam waktu singkat dengan baru diperkenalkan Maret 2014, Toyota Vios telah diekspor hingga 2.861 unit.
Galeri Foto: Ekspor Sedan Yaris
"Alhamdulillah kita sudah masuk ke era sedan (mengekspor sedan), dibandingkan dulu kami hanya mengekspor Kijang dan Fortuner. Dimana Toyota Fortuner mencapai 1:3, jika kebutuhan domestik mencapai 100 unit kebutuhan ekspor mencapai 300 unit. Dan sekarang Vios juga seperti itu," ujar Executive General Manager, External Affairs Division, Humas Resources Divition PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, di Terminal mobil ekspor Priuk Jakarta, Selasa (6/5/2014).
Vios yang diekspor merupakan mobil buatan Karawang, Jawa Barat. Di beberapa negara seperti Timur Tengah, mobil ini diubah namanya menjadi sedan Yaris.
Bob menambahkan TMMIN sudah memasuki beberapa tahapan dalam industri otomotif. Tahap pertama mengekspor untuk mendukung perekonomian Indonesia, tahap kedua membangun pabrik untuk melokaliasasi komponen. Dan sekarang, TMMIN memasuki tahap ketiga yaitu pengembangan ekspor.
"TMMIN saat ini 50 persen (produksi-red) untuk ekspor kita sudah bisa mencapainya. Dan nanti ditahap keempat, kami akan masuk ke dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan, tahap lima kami akan masuk ke tahap global supply chain," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!