Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijana, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih belum tertarik untuk mengikuti program LCGC. Bahkan dalam waktu dekat juga belum bisa dipastikan untuk terjun dalam program pemerintah yang saat ini ramai diperbincangkan itu.
"Sampai saat ini juga belum ada studi apapun," kata Astrid di sela-sela peresmian diler MT Haryono di Jakarta, Rabu (16/4/2014).
Lanjut Astrid, semua produsen mobil di Indonesia memiliki strategi dan kebijakan masing-masing. Untuk Mazda saat ini belum melihat program LCGC sebagai suatu strategi yang jitu dalam memasarkan mobil di pasar otomotif nasional.
"Untuk posisi ramah lingkungan, kita punya teknologi SKYACTIV. Sudah banyak produk Mazda yang sudah menggunakan teknologi SKYACTIV," pungkasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas