Seperti dilansir autonews dan Leftlanenews, Selasa (15/4/2014), dalam waktu dekat Toyota akan mengurangi produksi mereka yang menggunakan robot.
Hal ini bukan tanpa alasan, karena Toyota ingin memotong biaya, mengurangi limbah dan meningkatkan kualitas (produk dan manusia-Red).
"Ketika saya masih junior, guru terhebat adalah berpengalaman. Sehingga kami bisa membuat apa saja (produk-produk terbaik Toyota)," ujar Toyota industrial engineer Mitsuru Kawai.
"Dan karena ini kita menjadi lebih solid dan harus kembali ke dasar (basic), untuk bisa lebih mempertajam keterampilan dan lebih berkembang," tambahnya.
Prakteknya, para pekerja akan lebih banyak memiliki pekerjaan yang harus dilakukan. Seperti membentuk bodi di pabrik Toyota Honshu Jepang. Dan itu bukan perkara mudah.
Memang sejak 2010 Toyota kerap mendirikan 100 work station (pelatihan pekerja), namun jika dilihat sebelumnya, langkah memproduksi tanpa bantuan robot bisa membuat bahan baku hingga 10 persen dibandingkan menggunakan robot.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!