"Tahun lalu, marketnya sangat edan. Banyak yang over produksi, sehingga terjadi diskon, kompetisinya benar-benar menggorok leher," aku Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia Mukiat Sutikno di Jakarta.
Hyundai sendiri di tahun 2013 mengalami penurunan cukup drastis. Bayangkan saja jika 2012 lalu mereka masih bisa mencetak angka penjualan 6.042 unit, maka di tahun 2013 angka itu turun drastis menjadi 3.869 unit.
Tahun 2012 itu, Grand Avega menjadi salah satu pendorong penjualan, sayang di 2013 ini, Grand Avega seperti tidak bertaji.
Mukiat pun mengharapkan kehadiran dua produk baru seperti H-1 dan Tucson akan bisa membuat Hyundai kembali kuat.
"Kedua produk yang akan diluncurkan ini kami harapkan bisa memperkokoh Hyundai di bulan berikutnya," harap Mukiat.
Adanya obral diskon mobil ini juga diamini oleh GM Corporate Planning and Public Relation PT Toyota-Astra Motor Widyawati Soedigdo. Pasokan mobil lebih banyak dari permintaan masyarakat di pasaran.
"Namun kami sendiri tidak terlalu banyak memberi diskon," ujar Widyawati beberapa waktu lalu.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas