Banyaknya keluhan yang diterima BMW di China membuat pabrikan Jerman ini melakukan investigasi akan mesin yang mereka produksi di China. Hasilnya pun cukup mengejutkan, dimana BMW menemukan suku cadang yang kemungkinan menjadi penyebab kerusakan mesin pada setiap varian BMW.
Seperti dilansir autoevolution, Rabu (19/3/2014), permasalahan terdapat pada part VANOS yang berfungsi untuk mengontrol sistem kerja mesin.
Pengumuman ini pun sudah disebarluaskan melalui blog BMW di China, dan diharapkan seluruh pemilik BMW di China bisa menerima informasi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan hingga saat ini BMW juga belum memberitahukan apakah permasalahan ini bakal ikut berpengaruh terhadap MINI atau tidak. Ini bisa saja terjadi mengingat, BMW dan MINI diproduksi dalam satu pabrik di China.
(lth/ddn)













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua
Cara Malaysia Kurangi Mobil Tua: Kasih 'Duit' buat Ganti Mobil Baru