Untuk segmen low MPV itu sendiri meski masih mendominasi pasar mobil di Indonesia tapi di Januari lalu mengalami penurunan. Seperti Avanza yang kini tinggal 15,77 persen dari total penjualan mobil di Indonesia. Pada tahun lalu pangsa pasarnya 17,1 persen untuk periode yang sama.
Menanggapi hal itu, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengatakan sebenarnya kalau melihat penurunan di Januari itu salah, kenapa? Karena MPV itu terlalu banyak jadi susut dan itu problemnya karena banjir.
"Kalau menurut saya sampai kapanpun MPV ini akan susut sedikit. Dengan adanya LCGC atau kendaraan compact car itu memakan sebenarnya," ujar Johnny di sela-sela acara Toyota Technical Education Program (T-TEP) di SMKN 1 Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/2/2014).
Menurut Johnny, pemerintah itu sebenarnya salah kalau takut jadi akan berlipat ganda atau double. Dengan adanya LCGC ini justru memakan yang namanya low MPV.
"MPV turun ya memang mungkin karena dimakanin sama yang itu (LCGC). Sekarang saja pemainnya sudah banyak, pasarnya juga akan semakin bertambah," tandasnya.
(ady/syu)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...
Sopir JakLingko di Jaktim Bikin Resah, Penumpang Dihina 'Monyet'