Disinyalir penyebab masalah tidak bisa diisi ulang baterainya karena suhu dingin yang membeku di negara tersebut.
Akibat kejadian ini, Kepala penjualan Tesla untuk Eropa Peter Bardenfleth Hansen meminta maaf kepada pemilik mobil atas ketidaknyamanan selama ini dilansir greencarreports Sabtu (1/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tesla pun sudah mendistribusikan update software untuk Tesla Model S untuk negara Norwegia.
Di sisi lain, New York Times memberitakan kalau musim dingin Norwegia yang menyebabkan masalah baterai Tesla Model S tidak bisa diisi ulang. Suhu dingin yang mengakibatkan malapetaka pada mobil tersebut.
Dengan kejadian ini kendaraan Tesla dinilai belum berpengalaman pada suhu dingin di Norwegia atau daerah Skandinavia. Sebab, mengulang perkataan Hansen kalau colokan listrik di Norwegia tidak jauh berbeda dari negara lain di Eropa.
Kejadian di Norwegia bukan tidak mungkin terulang di negara-negara dingin lain jika Tesla tidak membenahi sistem kelistrikan mobilnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes