Chief Marketing Officer PT Garansindo Inter Global Rieva Muchsin mengatakan kalau regulasinya sudah ditetapkan maka dampaknya pasti ada dan besar. Mengingat Garansindo banyak menjual mobil-mobil CBU dari Amerika yang kapasitas mesinnya di atas 3.000 cc.
"Dampaknya pasti besar, apalagi mobil-mobil kita diimpor langsung dari Amerika. Ditambah lagi Indonesia dan Amerika belum ada perjanjian dagang yang khusus," kata Rieva di sela-sela acara Sosoalisasi JK Owner Indonesia di Jakarta, Sabtu (25/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, Rieva tetap optimistis meski ada sedikit revisi target, pihaknya masih memiliki mobil-mobil yang kapasitas mesinnya di bawah 3.000 cc dan diharapkan bisa mendongkrak penjualan.
"Kita juga punya mobil di bawah 3.000 cc, mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi penjualan yang jauh lebih baik. Kalau secara volume penjualan pasti ada revisi tahun ini. Kita tinggal tunggu tanggal mainnya saja," tandasnya.
Sosialisasi JK Owner Indonesia
Sementar itu, Garansindo sebagai Authorized General distributor untuk brand Jeep di Indonesia turut mendukung adanya sosialisasi JK Owner Indonesia sebagai wadah resmi untuk para pemilik Jeep Wrangler JK di Indonesia.
"Pada hari ini sosialisasi JK Owner Indonesia dilakukan sebagai bentuk komitmen kami penggemar Jeep untuk menjadi wadah resmi penggemar Jeep Wrangler JK. Kami akan terus melakukan serangkaian kegiatan, baik gathering, turing dan lain sebagainya," papar Ketua JK Owner Indonesia Sri Hascaryo.
Hingga hari ini total komunitas JK Owner Indonesia telah mencapai lebih dari 250 anggota di seluruh Indonesia. Perlu diketahui bahwa JK itu merupakan kode sasis Jeep Wrangler yang diproduksi dari tahun 2007 hingga sekarang.
"Kami juga berterima kasih kepada Gransindo atas dukungan yang diberikan kepada klub JK Owner Indonesia. Kami berharap untuk dapat terus bekerja sama dalam memajukan brand Jeep di Indonesia," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?