Dengan harga saat ini yang mencapai Rp 819,6 juta maka jika menghitung kenaikan PPnBM sebesar 125 persen, harga SUV CX-9 bakal mendekati atau lebih dari Rp 1 miliar. Dengan harga cukup tinggi ini ditakutkan akan sangat mengganggu daya beli konsumen.
Apakah Mazda akan memilih mengembangkan SUV lain, CX-5 yang lebih murah dan menghentikan penjualan CX-9?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Astrid menjelaskan kalau MMI masih melihat-lihat sembari mencari solusi yang baik agar peraturan tersebut tidak membebani MMI dan konsumen setia Mazda.
"Kita belum bisa menjawab, tunggu regulasi, tentunya kami akan mempertimbangkan. Sampai saat ini belum terbayang," pungkas.
Sejak waktu peluncuran model terbaru Mazda CX-9 di Indonesia, SUV jenis ini terjual sebanyak 80 unit per tahun. Sebagaimana dikatakan Astrid, penjualan CX-9 memang tidak terlalu berkontribusi terhadap penjualan Mazda.
"Tidak terlalu besar, hanya 80 unit per tahunnya," tukas Astrid.
Mazda CX-9 disokong mesin kapasitas 3.726 cc MZI V6 DOHC 24 Valve with S-VT (Sequential Valve Timing) yang sanggup melontarkan tenaga 277 Ps pada 6.250 rpm dan torsi 367 Nm pada 4.250 rpm.
Galeri Foto Mazda CX-9
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?