Produsen mobil sport pun menyadari akan desakan tersebut dan berjanji akan melakukan lebih untuk menambah porsi wanita. Terlebih, saingan abadi mereka, General Motors (GM) telah membuka diri dan memberikan jabatan COO dan CEO pada seorang wanita bernama Mary Barra yang menjadikannya wanita pertama yang memimpin sebuah raksasa otomotif Amerika.
"Saya pikir ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, pasti. Tapi, aku berpikir kita sudah dijalan itu, dan akan memperbaiki sistem rekruitmen," ujar Chief Operating Officer Ford Mark Fields di USA Today.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkembangan wanita di raksasa otomotif Detroit ini juga terhitung sudah berkembang. Fields mengatakan saat dia bergabung dengan Ford pada 1989, hanya ada satu orang wanita diantara tiga vice president. Sekarang sudah ada tiga diantara empat.
Desakan agar wanita mendapat peran besar tidak sepenuhnya salah. Sebab jumlah wanita di serikat pekerja Amerika Serikat mencapai 47 persen.
(syu/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih