Apa Kabar Taksi Berbahan Bakar Gas?

Apa Kabar Taksi Berbahan Bakar Gas?

- detikOto
Kamis, 16 Jan 2014 16:56 WIB
Apa Kabar Taksi Berbahan Bakar Gas?
Jakarta - Ada wacana untuk mengganti armada taksi dengan mobil-mobil yang menggunakan bahan bakar gas. Namun hingga saat ini operator taksi di Indonesia belum semuanya mempertimbangkannya. Lalu bagaimana dengan Blue Bird?

"Ada rencana. Pemakaian gas itu di Indonesia justru Blue Bird pertama kali. Di 1985 kita pakai selama 1 tahun," kata President Director Blue Bird Group, Purnomo Prawiro, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (16/1/2013).

Purnomo menuturkan taksi gas memiliki kendala yakni kurangnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Palembang kita pakai, stationnya ada di sana. Jumlah mobil tidak terlalu banyak, dan cukup. Ada 200 armada pakai gas. Transjakarta aja masih antre," ujarnya.

Faktor lain adalah lamanya pengisian tangki gas. Untuk pengisian 1 mobil, bisa membutuhkan 3-5 menit.

"Satu jam hanya bisa 20 mobil. Kalau 1 pool 500 mobil, bayangin berapa lama. Memang dengan pemakaian CNG, juga lebih ke arah bantu lingkungan hidup. Bahkan di luar negeri bisa lebih murah hanya 1/3 harga bensin," tambahnya.

Namun Purnomo mencoba untuk berusaha mewujudkan taksi BBG. "Mudah-mudahan bisa tahun ini. kita terus coba implementasi. Opsinya, bikin stasiun pengisian di pool sendiri, dan sedang dibicarakan," ujarnya.

"Di Palembang jalan kok (Blue Bird Palembang). Sedang ada survei, dari pemerintah, Toyota, dan kita. Karena kita tetap ingin warranty kendaraan tetap ada. Karena kalau dianggap sebagai penambahan equipment, kita nggak mau. Warranty bisa hilang karena dianggap modifikasi. Kami masih bicara dengan Toyota soal ini," tutupnya.

(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads