Namun uniknya, mobil ini diperlihatkan bukan di sirkuit atau di pameran otomotif, melainkan di pameran teknologi terbesar di dunia, Consumer Electronics Show (CES) yang saat ini tengah digelar di Las Vegas.
"Formula E adalah mobil di masa depan, saya rasa ini akan mengubah persepsi kita pada mobil listrik," ujar CEO Qualcomm Paul Jacobs. Qualcomm merupakan salah satu perusahaan sponsor dari jet darat ramah lingkungan ini seperti dilansir AFP, Kamis (9/1/2014).
Berlabel Spark-Renault SRT_01E, mobil single seater ini bukanlah mobil sembarangan. Sebab mobil ini mampu menyemburkan tenaga hingga 200 kW atau setara dengan 270 hp. Dengan tenaga sebesar itu, tak heran kalau mobil ini mampu berlari menembus angka 241 km/jam.
Uniknya lagi, motor listrik dan gearbox mobil ini dirancang oleh McLaren, sementara baterai dan sistem manajemen dikembangkan oleh Williams, ban dikembangkan oleh Michelin dan sasis monokok oleh Dallara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bakal ada 10 tim akan bersaing mulai dari Venturi Grand Prix, Virgin Racing, Drayson Racing, e.dams, ABT Sportsline, Andretti Autosport, Dragon Racing, China Racing, Super Aguri and Mahindra.
Bos Formula E Alejandro Agag mengharapkan balapan ini akan menambah investasi untuk mobil listrik dan mengubah image mobil listrik.
"Formula E adalah kejuaraan dengan sebuah misi. Mobil-mobil listrik sering dianggap pelan, kami ingin lebih banyak konsumen yang memiliki mobil listrik," ujarnya.












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif