Memasuki tahun 2014, semuanya dilakukan dengan membuka lembaran baru dan menutup lembaran yang sudah terjadi di tahun 2013 lalu. Seperti pabrikan terbesar asal Jepang, Toyota yang mulai memprediksi penjualan di tahun 2014 ini.
"Tahun ini akan terjadi sebuah perlambatan di pasar negara berkembang," ujar Presiden Toyota Motor Corp Akio Toyoda seperti dilansir laman Bloomberg, Kamis (2/1/2014).
Melambatnya permintaan di pasar negara berkembang, lanjut Toyoda terjadi di India, Thailand, Brazil dan Rusia. Hal itu terjadi karena nilai tukar Yen terus melemah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan, untuk kuartal akhir di tahun 2013 lalu, laba usaha Toyota tergelincir di pasar Asia yang terjadi akibat penurunan permintaan di Thailand.
Untuk di Jepang itu sendiri, Toyoda tetap tidak optimistis karena akan terjadi peningkatan pajak penjualan nasional yang akan berlaku pada 1 April mendatang. Retribusi akan dinaikan menjadi 8 persen yang sebelumnya 5 persen.
Tak hanya itu, pada tahun 2015 mendatang juga pemerintah akan terus menaikan hingga 10 persen.
(ady/ikh)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi