Spin Masih Jadi Andalan Chevrolet di 2014

Spin Masih Jadi Andalan Chevrolet di 2014

Aditya Maulana - detikOto
Selasa, 24 Des 2013 18:51 WIB
Spin Masih Jadi Andalan Chevrolet di 2014
Jakarta - Penjualan General Motors (GM) Indonesia di tahun 2013 di domonasi oleh low MPV terbarunya, Chevrolet Spin. GM Indonesia mengklaim kalau penjualannya sampai saat ini sudah tembus diangka 11 ribu unit.

Dengan melihat penjualan sebesar itu, GM Indonesia masih menjadikan Spin sebagai fokus penjualannya di tahun 2014 mendatang.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Presiden Direktur GM Indonesia Michael Dunn di sela-sela acara Chevrolet Year End Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Chevrolet Spin tahun depan masih tetap menjadi fokus Chevrolet. Kita juga akan menampilkan Spin lebih segar di tahun depan dengan berbagai perubahan yang lebih fresh," kata Dunne menggunakan bahasa Indonesia dengan terbata-bata.

Dijelaskannya, nantinya juga akan ada penambahan tipe untuk Spin dan tahun depan pabrik di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat sudah bisa diberlakukan 4 line.

Foto: Melihat Pembuatan Chevy Spin di Bekasi

Hal senada juga diungkapkan oleh Marketing Director PT General Motors (GM) Indonesia Yuniadi Haksono Hartono. Ia mengatakan kalau saat ini Spin terdiri dari 7 tipe dan penambahan tipe itu akan dilakukan ke arah penambahan fitur-fitur.

"Sebenarnya tipenya akan tetap 7, tapi ada beberapa tipe yang di tambahkan untuk konsumen-konsumen khusus yan ingin tampil beda," katanya.

Dilanjutkannya, market share untuk Spin di segmen low MPV di Indonesia baru mencapai 4 persen dan diharapkan bisa lebih meningkat lagi di tahun-tahun berikutnya.

Foto: Menjajal Chevrolet Spin di Brasil

"Pertama kita baru mulai di pertengahan tahun, yang kedua kita itu brand baru, jadi perlu penyesuaian-penyesuaian lagi," lugasnya.

Selain itu, tahun depan juga akan dilakukan penambahan diler yang totalnya akan mencapai 50 diler ditahun 2014 mendatang.

"Sekarang kalau tidak salah sudah ada 40 diler nanti di 2014 akan menjadi 50 diler. Kita juga akan menambah di Sumatera dan Kalimantan dan kita juga akan memperbaiki kualitas dari pelayanan," tutupnya.

(ady/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads