Mitsubishi Bidik 60 Persen di Timur Indonesia

Mitsubishi Bidik 60 Persen di Timur Indonesia

- detikOto
Senin, 23 Des 2013 15:51 WIB
Mitsubishi Bidik 60 Persen di Timur Indonesia
Makassar - Diler utama Mitsubishi di kawasan timur Indonesia, Bosowa Berlian Motor menargetkan kenaikan penjualan sebanyak 60 persen menjadi 10.309 unit di tahun 2014.

Di tahun 2013 ini, Bosowa Berlian mampu menjual mobil Mitsubishi mencapai 6.495 unit dan memimpin market share penjualan produk kategori Commercial Vehicle, dengan varian Colt Diesel dan Fuso sebanyak 40 persen.

Dengan penguasaan market share 40 persen bagi kendaraan komersial tersebut memberikan sumbangsih besar dengan capaian target penjualan produk Mitsubishi secara nasional dengan penjualan 1 juta unit selama tahun 2013.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain di pasar kendaraan komersial, Bosowa Berlian juga akan fokus pada penjualan mobil kelas passenger, seperti Pajero, Outlander Sport dan Mirage.

Menurut Managing Director Bosowa Berlian Motor, Syamsul Arifin target penjualan 60 persen itu seperti mission impossible yang harus diwujudkan sesuai dari tuntutan Owner Bosowa Berlian, yang memperkirakan angka pertumbuhan ekonomi di kawasan timur meningkat menjadi 9 persen per tahunnya.

"Analisis kami, tahun 2014 nanti dana APBN akan menyebar di kawasan timur, sehingga meningkatkan jumlah proyek-proyek baru seperti tambang, perkebunan atau infrastruktur, termasuk pertumbuhan tingkat kesejahteraan warga di timur, untuk pasar kendaraan komersil kami masih top leader," ujar Syamsul dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (23/12),

Untuk mewujudkan mimpi penjualan 10 ribu unit dalam setahun, lanjut Syamsul, Bosowa Berlian mengambil beberapa langkah strategis seperti pengembangan networking dengan rencana pembukaan 10 showroom baru Bosowa Berlian pada tahun 2014, seperti di Namlea (Maluku), Atambua (NTT), Morowali, Toli-toli (Sulawesi Tengah) dan Marisa (Gorontalo). Hingga kini Bosowa sudah memiliki 33 cabang di Sulawesi, Maluku, Papua dan NTT.

"Selain itu kami juga bekerja sama dengan perusahaan pembiayaan untuk memberikan kemudahan kredit bagi konsumen kami, mengantisipasi kenaikan harga mobil di awal tahun 2014 nanti," tandas Syamsul.

(mna/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads