Dikutip dari motorauthority, Audi menyatakan kalau mereka telah melakukan crash test selama 75 tahun dimulai ketika insinyur di perusahaan pendahulu Audi, DKW, menggulingkan mobil mereka F7 di sebuah bukit.
Namun, digulingkannya mobil tersebut sebenarnya lebih seperti aksi publisitas dibanding crash test yang bertujuan untuk pengumpulan data. Sebab ketika DKW F7 didorong turun, DKW mengundang banyak penonton dan kamera.
DKW F7 kemudian terguling beberapa kali sebelum berhenti. Dari situ DKW ingin menunjukkan kalau mobil mereka aman dan tidak mengalami rusak berat.
Setelah itu, riset terus dilakukan. Audi memang tidak menciptakan airbag, tapi mereka telah membuka fasilitas untuk tes tabrak di markasnya di Ingolstadt, Jerman sejak 1970.
Selain itu pada tahun 1998, Audi juga telah membentuk sebuah tim khusus bernama Audi Accident Research Unit (Aaru) yang bertugas untuk memeriksa kecelakaan mobil yang sebenarnya untuk mendapatkan data dari dunia nyata.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan