Kenapa Jeep Wrangler Diesel Bisa 'Hidup' di Indonesia?

Kenapa Jeep Wrangler Diesel Bisa 'Hidup' di Indonesia?

Muhammad Ikhsan - detikOto
Jumat, 06 Des 2013 15:11 WIB
Kenapa Jeep Wrangler Diesel Bisa Hidup di Indonesia?
Jakarta -

Pemilik Jeep Wrangler diesel di daerah pelosok sudah tidak khawatir menggunakan mesin diesel 2.800 cc. Mesin ini diakui bisa menenggak bahan bakar solar biasa (biosolar).

Service Manager After Sales PT Garansindo Inter Global, Dito Mulyawadi mengatakan kalau Jeep Wrangler diesel sudah tidak lagi memiliki Diesel Particulate Filter (DPF). Alat ini mirip katalitik konverter di kendaraan bermesin bensin.

"Waktu itu cuma tersedia diesel berstandar emisi Euro5, sulit cari bahan bakarnya. Dan untuk mengakalinya kita melepas Diesel Particulate Filter (DPF)," kata Dito.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan menggusur komponen DPF, jika Wrangler diesel menggunakan Solar sudah lagi tidak bermasalah.

"Nah ini bermasalah semuanya di mesin Wrangler jika diisi solar biasa. Setelah itu kita riset, semuanya bahan bakar sampel kita kirim ke prinsipal, dan di 2011 kita dikirim 1 unit mobil diesel memang sudah disesuaikan spek Indonesia. Dan mobil itu sudah tidak ada DPF, sampai saat ini mobilnya sudah 60 ribu km lebih itu selalu pakai solar biasa mobil tidak ada masalah sama sekali," ucap Dito.

Menurut Dito masalah Wrangler diesel ternyata ada di Diesel Particulate Filter (DPF). Ketika komponen tersebut dicopot, mobil sudah tidak bermasalah lagi. Nah, selain menggusur DPF, prinsipal juga melakukan settingan ulang ECU Wrangler diesel untuk Indonesia.

"Ngelitik tidak ada. untuk tenaga dari mobil itu senditi tidak masalah. Panas mesin tidak masalah. Kemarin bermasalah di DPF serta maping dari kontrol unit juga dibenahi," pungkasnya.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads