Porsche telah menghubungi pihak kepolisian California untuk menentukan penyebab kecelakaan.
Sayangnya Porsche Carerra GT itu tidak memiliki perangkat data logging, yang biasa mencatat setiap data di kendaraan. Seperti mobil-mobil di zaman modern ini. Dengan sistem itu biasanya, pabrikan bisa mudah menentukan apa penyebab kecelakaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CGT menggunakan mesin V10 saat dirilis hampir 1 dekade lalu. Mobil dua penumpang ini merupakan salah satu mobil tercepat saat itu dengan kecepatan maksimal 330 km/jam.
Saat berbicara dalam peluncuran penerus Carerra GT, yakni Porsche 918 Spyder, Direktur Komunikasi Porsche Hans-Gerb Bode menuturkan kesiapan perusahaannya untuk membantu pihak yang berwenang.
"Kami mengatakan kepada pihak berwenang, Anda bisa mendapatkan bantuan kami untuk penyelidikan jika Anda membutuhkannya," kata Direktur Komunikasi Porsche Hans-Gerb Bode seperti dilansir theage, Kamis (5/12/2013).
"Kita tidak bisa mengatakan hal yang banyak. Kami melihat gambar yang sama yang Anda miliki," lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Porsche Carrera GT sempat mogok sebelum mengalami kecelakaan kemudian hancur dan terbakar.
"Apa pun yang mereka butuhkan, kita harus melihat dari dekat mobil tersebut dan kemudian kita bisa mencari tahu apa yang mungkin terjadi, tapi tidak ada yang tahu," ucap Bode.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu