Melihat kondisi ini, Toyota merasa senang dan menganggap konsumen-lah yang diuntungkan karena konsumen tersedia banyak pilihan low MPV.
"Kira-kira seperti itu. Banyak yang ingin menyaingi Avanza," kata Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Toyota hanya mengantisipaisi agar pangsa pasar MPV Avanza tidak tergerus kompetitor.
"Kita senang karena konsumen banyak pilihan. Strategi kini, Toyota melihatnya positif karena masuk kompetitor pada lebih aktif. Hanya strategi yang akan kita lakukan. Ada 3 utama yaitu produk, pelayan diler dan perbanyak outlet," ucapnya.
Saat ini penjualan low MPV masih dipegang MPV Avanza dengan penjualan sempat tembus 18.000 unit per bulan.
"Penjualan terakhir tembus 18.000 unit. Itu sangat positif dan saya harap tetus meningkat. Avanza sesuai dengan karakteristik sosial masyarakat dan infrastruktur di Indonesia," yakinnya.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan