Toyota dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta baru saja meresmikan proyek percontohan untuk menyempurnakan infrastuktur dan manajemen lalu lintas di DKI Jakarta.
Penyempurnaan infrastuktur jalan di Simpang Mampang Prapatan diprediksi Toyota dan Dishub DKI Jakarta mampu mengurai kemacetan.
"Penyempurnaan di Simpang Mampang Pratapan dilakukan dalam 2 bulan terakhir ini. Kita harap ini salah satu bentuk komitmen Toyota untuk kita bersama. Harapan lain ada produsen yang berbuat seperti ini," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Udar Pristono di sela-sela peresmian simpang Mampang Prapatan, Sabtu (30/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pengerjaannya, Toyota akan memasang 4 'pulau' pembatas jalan.
Seperti marka jalan dari arah Mampang ke arah Santa. Bentuk marka jalannya diperkecil sehingga arus dari arah Mampang yang hendak ke arah Santa lebih lancar.
Marka jalan lainnya yaitu arah Tendean ke arah Mampang juga diperkecil demi memperlancar arus kendaraan dari arah Tendean.
Begitu juga marka jalan dari arah Santa ke Gatot Subroto, dan marka jalan dari arah Gatot Subroto ke arah Tendean yang diperkecil untuk mengurangi kepadatan kendaraan.
Jadi total ada 4 'pulau' pembatas jalan yang diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan.
Toyota dan Dishub DKI Jakarta mengakui desain ulang simpangan ini mampu mengurangi panjangnya antrean di lampu merah Simpang Mampang Prapatan.
Untuk diketahui riset dan rekayasa Teknis dalam program ini dilakukan oleh Japan International Cooperation Agency (JICA), sedangkan kontraktor, auditor dan pengawasan dilakukan oleh konsultan dari Indonesia.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?