Ia menuturkan mobil-mobil listrik buatan Indonesia harus diperkuat lagi kapasitas baterainya.
"Yang akan disempurnakan baterainya. Karena di luar negeri juga ternyata soal baterai ini belum begitu maju. Makanya kita punya waktu untuk menyempurnakan dengan konsorsium-konsorsium. Saya ingin ada baterai yang 200 HW, 400 HW dan 600 HW dan yang lebih kuat lagi tenaganya," ujar Hatta di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (26/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pihaknya hanya berwenang untuk menghadirkan produknya saja. Namun untuk produksi massal sendiri dilakukan oleh pihak lain.
"Kalau kami tugasnya kan sampai menghasilkan barangnya. Kalau produksi masal itu sudah kementrian lain atau pengusaha otomotif lainnya. Kami hanya sampai ujicoba terus selesai. Yang penting adalah mengkoordinasikan dengan kementrian lain," ujarnya.
Sementara itu ia menyambut baik keinginan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang akan membeli bus listrik.
"Beliau memang mau beli. Tujuan utamanya kan menghasilkan bus listrik ini untuk transportasi massal. Jadi angkutan massal yang diprioritaskan," jelasnya.
(ern/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat
Jangan Campur Pertalite dengan Pertamax Turbo, Pokonya Jangan!