Jack Trout, pengamat merek internasional dan pelopor 'positioning theory' mengatakan kalau Tata Nano sulit untuk berkembang dan diselamatkan.
"Saya rasa Tata Motors mengambil aspek psikologi yang salah. Tata Nano sulit diselamatkan. Pandangan saya adalah saya ingin membunuh brand ini," katanya di Economic Times, Jumat (15/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal masyarakat tidak menginginkan mobil yang murah, dimana tetangga bisa melihat Anda. Terutama di India. Membeli kendaraan adalah suatu hal yang prestise," ujarnya.
Tata Motors saat ini memang tengah menggeser posisi Nano sebagai mobil perkotaan yang pintar. Tata menambahkan fitur-fitur seperti penutup pelek yang mewah, audio sistem, dan varian warna baru.
Namun bukannya melonjak, penjualan bulanan Tata Nano justru turun. Tata Nano kini hanya terjual 2.500 unit per bulan. Sangat jauh dari penjualan bulanan di satu setengah tahun yang lalu yang mencapai 10.000 unit.
Maukah Tata Motors mematikan Nano?
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat