'Tata Nano Sebaiknya Disuntik Mati'

'Tata Nano Sebaiknya Disuntik Mati'

Syubhan Akib - detikOto
Jumat, 15 Nov 2013 16:20 WIB
Tata Nano Sebaiknya Disuntik Mati
New Delhi - Meski berharga murah, penjualan mobil termurah sejagat Tata Nano tidaklah terlalu bagus. Bahkan Tata Motors disarankan untuk menyuntik mati mobil ini untuk menyelamatkan merek India tersebut.

Jack Trout, pengamat merek internasional dan pelopor 'positioning theory' mengatakan kalau Tata Nano sulit untuk berkembang dan diselamatkan.

"Saya rasa Tata Motors mengambil aspek psikologi yang salah. Tata Nano sulit diselamatkan. Pandangan saya adalah saya ingin membunuh brand ini," katanya di Economic Times, Jumat (15/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang salah dilakukan oleh Tata Motors? Salah satunya adalah penyebutan Tata Nano sebagai mobil murah yang menjadi poin utama dari pemasaran mobil ini.

"Padahal masyarakat tidak menginginkan mobil yang murah, dimana tetangga bisa melihat Anda. Terutama di India. Membeli kendaraan adalah suatu hal yang prestise," ujarnya.

Tata Motors saat ini memang tengah menggeser posisi Nano sebagai mobil perkotaan yang pintar. Tata menambahkan fitur-fitur seperti penutup pelek yang mewah, audio sistem, dan varian warna baru.

Namun bukannya melonjak, penjualan bulanan Tata Nano justru turun. Tata Nano kini hanya terjual 2.500 unit per bulan. Sangat jauh dari penjualan bulanan di satu setengah tahun yang lalu yang mencapai 10.000 unit.

Maukah Tata Motors mematikan Nano?




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads