Kendaraan Ini Berani Lintasi AS Bermodal 38 liter BBM

Kendaraan Ini Berani Lintasi AS Bermodal 38 liter BBM

- detikOto
Kamis, 14 Nov 2013 13:10 WIB
Kendaraan Ini Berani Lintasi AS Bermodal 38 liter BBM
Jakarta - Meski memiliki tampang yang kurang meyakinkan, kendaraan ini diklaim merupakan kendaraan yang sangat ramah lingkungan. Bahkan kendaraan bernama Urbee 2 ini diklaim sanggup menyeberangi Amerika Serikat hanya dengan berbekal 38 liter bahan bakar.

Ya, ini adalah kendaraan yang lahir dari kolaborasi rumah desain KOR EcoLogic dengan perusahaan manufaktur RedEye On Demand serta perusahaan 3D-printing Stratsys. Ketiganya bersama-sama menciptakan kendaraan roda tiga di 2015 yang kemudian akan mereka buktikan untuk melintasi 38 liter bahan bakar melintasi Amerika Serikat.

Sebenarnya, Urbee pertama kali diperkirakan pada 2010 dengan mengkombinasikan powertrain berkekuatan 5 hp dengan body yang dibuat secara 3 dimensi. Edisi pertama mobil ini diklaim mampu memperlihatkan tingkat efisiensi 85 km/liter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsep awal ini kemudian dikembangkan dan jadilah Urbee 2 yang merupakan kendaraan roda tiga --dua di depan dan satu di belakang-- dengan dua tempat duduk. Bobotnya hanya 550 kg saja.

Di jantungnya, kendaraan ini mengaplikasi sistem hybrid seri-paralel yang berarti menggabungkan lebih dari satu sumber energi untuk menggerakkan kendaraan. Di kota, Urbee bisa berjalan dengan tenaga listrik yang disimpan dalam baterai dengan tenaga maksimal 16 hp.

Sementara bila di jalan bebas hambatan, Urbee 2 akan menggunakan mesin pembakaran internal, mesin tersebut adalah yang paling efisien saat berjalan pada sekitar 60 persen dari kekuatan puncaknya.

Meski mesin belum dipilih, kemungkinan Urbee 2 akan menggunakan mesin diesel satu silinder yang juga dapat mengkonsumsi etanol. Tubuh Urbee 2 sendiri dibangun dari 50 bagian yang dicetak dengan sistem 3D yang membutuhkan 2.500 jam kerja.

Untuk keamanan, sasis dan frame mobil ini dilas dengan pipa baja yang diklaim memenuhi standar keamanan.

Hambatan yang paling sulit bagi kendaraan tersebut saat ini sebenarnya malahan dari sisi biaya karena diperkirakan butuh US$ 3.000.000 atau sekitar Rp 33 miliar untuk terus mendanai pengembangan Urbee 2.


(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads