Konsep teknologi mutahir ini dikembangkan oleh Royal Automobile Club of Western Australia dan Emotiv. Teknologi ini menggunakan sebuah headset dengan 14 sensor yang mampu mendeteksi aktivitas di otak.
Semua informasi otak itu kemudian akan tersambungkan dengan mobil si pengendara.
Jadi dengan teknologi ini, ketika pengemudi perhatiannya terganggu maka perangkat lunak akan mengirim sinyal untuk mematikan mesin dan pedal gas serta membawa mobil untuk melambat.
"Kita tidak bisa membaca pikiran, tapi kita bisa mengetahui dengan pendekatan yang adil apa yang terjadi di otak, secara umum," kata Dr Geoffrey Mackellar dari Emotiv di Daily Mail.
"Kami biasanya bisa mendeteksi apakah seseorang waspada, sedang mendengar sesuatu, apakah mereka sedang berbicara hanya dari aktivitas di bagian otak yang berbeda," tambahnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat