Sepintas, kendaraan listrik ini mirip dengan mobil super asal Eropa, namun terciptanya mobil berbalur warna kuning ini cuma lewat tangan anak bangsa di rumah modifikasi Kupu-kupu Malam Yogyakarta. Salah satu Manager Kupu-kupu Malam, Kunto Wibisono mengatakan butuh waktu 6 bulan untuk menciptakan Selo dan 2 bulan rekayasa, jadi total 8 bulan.
"Waktu 6 bulan mengerjakan Selo. Maret sampai April 2013 proses didesain. Start produksi Mei 2013 dan selesai Oktober 2013," kata Manager Kupu-kupu Malam, Kunto Wibisono ketika ditemui detikOto, Senin (4/11/2013). Penasaran dengan mobil listrik Selo, simak ulasannya.
Eskterior
|
|
Untuk diketahui, bodi Selo terbuat dari 100 persen karbon fiber setebal 3-4 milimeter. Ada ukuran 5 mililiter dengan fungsi berbeda. Misalnya di pilar-pilar.
Pilihan menggunakan karbon fiber karena tergolong kuat. Kalau mengalami tabrakan lantas bahan pecah namun masih mengikat satu sama lain. Bodi karbon ini selanjutnya dikaitkan dengan casis ST41 standar pabrikan mobil.
Kunto menjelaskan untuk lampu depan dan belakang custom. Sejauh pemmbuatan bodi tidak mengalami kesulitan.
"Kalau kesulitan mungkin pada komponen. Karena agak susah, komponen sebagai masih kita pakai aplikasi yang ada. Beberapa komponen seperti kaki-kaki masih pakai yang ada dan hanya disesuaikan," ucap Kunto.
Ada satu lagi bagian dari mobil yang harus diperkuat yaitu menggunakan roll frame yang terbuat dari chromoly. Bahan ini berada di dalam pilar. Fungsinya untuk menahan bodi ketika mengalami tabrakan.
Mobil listrik Selo menggunakan pintu gullwing manual. Tidak ada motorized pada mobil tersebut karena memang dipusatkan teknologi mobil listrik.
Interior
|
|
Pantauan detikOto, interiornya tersemat layar sentuh 7 inci, perseneling (D,R,2,L), speedometer yang menampilkan fuel, volts, mph, rpm, oil, water cooled untuk mendinginkan motor listrik serta pendingin ruangan. Fitur standar lainnya yakni sudah tersemat power steering.
Tersedia tombol untuk menaikkan dan menurukan kaca samping yang bisa diaktifkan lewat tombol di konsol tengah. Selain itu, power mirror bisa didapatkan di sebelah kanan pengendara. Dari segi keamanan, Selo sudah tersemat dual airbag.
Selo hanya dua kursi atau 2+2 kursi (dua di depan dan dua di belakang).
Kaki-kaki
|
|
Penampilan mobil ini semakin sporti dengan ban Accelera 275/35 ring 20 untuk bagian belakang, dan ban Accelera 245/35 ring 20 untuk depan. Sistem pengereman menggunakan disc brake 35 inci depan belakang yang diperkuat dengan kaliper willwood.
Baterai
|
|
Kunto mengklaim, jika terisi penuh bisa berjalan sejauh 200 km. Pengisian dari kosong membutuhkan waktu 4 jam dengan quick charger yang menggunakan listrik 3 phase. Kalau menggunakan charger kecil yang hanya 1 phase butuh waktu 8 jam dari kosong hingga terisi penuh.
Kunto memaparkan, untuk kelistrikan masih dibantu oleh Ricky Elson yang selama ini digadang-gadang pria di balik mobil listrik Selo dan Gendhis.
Gerak roda belakang
|
|
Kaca standar pabrikan mobil
Kaca depan disebut laminasi, dimana 2 kaca dijadikan satu. Sedangkan kaca belakang dan samping disebut tempered yang diakui sesuai standarisasi industri otomotif dunia.
Biaya miliaran rupiah
|
|
Halaman 2 dari 7












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India