Proton: Dengan Kualitas, Sentimen Anti Malaysia Pasti Pudar

Proton: Dengan Kualitas, Sentimen Anti Malaysia Pasti Pudar

Syubhan Akib - detikOto
Kamis, 31 Okt 2013 12:33 WIB
Proton: Dengan Kualitas, Sentimen Anti Malaysia Pasti Pudar
Jakarta - Tidak bisa dipungkiri kalau sentimen negatif antara Malaysia dan Indonesia sudah berlangsung lama. Hal ini membuat penjualan berbagai produk merek Malaysia tidak terlalu bagus di Indonesia.

Meski begitu, Malaysia percaya dengan kualitas yang dimiliki Proton, mobil merek Malaysia ini bisa diterima masyarakat Malaysia.

Wakil Duta Besar Syed Hasrin Tengku Hussin mengatakan kalau ASEAN saat ini memiliki penduduk antara 400-500 juta jiwa. Dengan besarnya penduduk di kawasan Asia Tenggara ini, potensi penjualan tiap merek juga besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini membuat setiap merek di ASEAN sudah tidak bisa lagi hanya menjadi pemain lokal. Paling tidak, harus bermain pula di regional.

Terkait sentimen yang tidak suka dengan produk Malaysia yang ada di Indonesia, Hasrin mengatakan kalau hal itu sedikit demi sedikit bisa dipupus asal produk itu memiliki kualitas yang bagus.

"Kalau dari segi produk, kita lihat kualitas produk tersebut. Kalau semua sudah tahu kualitasnya terserah pengguna yang menilai seberapa besar kualitas dan kapabilitas produk ini," katanya dalam peluncuran Proton Suprima S di Jakarta.

"Kalau produknya bagus, dari negara mana pun produk itu datang, pasti akan disambut," lugasnya.

COO Commercial Proton Hisham Othman di tempat yang sama lalu menjelaskan kalau Proton sedari awal memang memfokuskan diri untuk menyediakan produk-produk berkualitas.

"Kualitas adalah fokus kami. Selain itu, biaya pemeliharaan juga kami perhatikan. Kami tidak ingin pemilik Proton kesulitan ketika memiliki mobil Proton. Dengan dua hal itu, kualitas bagus dan biaya pemeliharaan murah, kami berharap masyarakat Indonesia tertarik membeli mobil Proton," lugasnya.

Di Indonesia dalam hingga September lalu, mengutip data Gaikindo, penjualan mobil Proton di Indonesia tahun ini baru mencapai 978 unit. Pangsa pasar Proton masih di bawah angka 1 persen, kalah jauh dari pabrikan Jepang seperti Toyota, Daihatsu yang menguasai pasar Indonesia dengan market share masing-masing 35,16 persen dan 14,72 persen.

Proton sendiri baru saja memperkenalkan Suprima S di Indonesia, sebuah hatchback premium yang dijual dengan harga dibawah rata-rata hatchback premium kebanyakan.

Mobil yang tersedia dalam varian Premium ini didukung oleh mesin CVE 1.6 liter turbo Proton yang diklaim mampu menghasilkan tenaga dan torsi setara dengan 2.0-liter mesin normal-aspirated yang lebih besar.

Tenaga hingga 138 hp dengan torsi maksimum 205Nm dari 2000 sampai 4000rpm yang dihasilkan mesin tersebut kemudian disalurkan melalui transmisi 7-speed ProTronic CVT. Dan seperti semua model Proton, dinamika berkendara ditingkatkan dengan LOTUS Ride and Handling.

Menurut Proton, Suprima S merupakan produk Proton yang paling lengkap untuk saat ini, yang di design untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup modern, dengan menawarkan sejumlah fitur yang inovatif, seperti Proton Infotainment dengan Sistem Operasi berbasis Android, lampu penunjuk arah belakang menggunakan lampu LED, DRL (Daytime Running Lights) , Hill-Hold Assist, dan Park Assist dengan sensor parkir depan.

Model terbaru Hatchback ini, juga dilengkapi dengan 6 (enam) air bags sebagai fitur keselamatan, anti-trap power window, ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake force Distribution), dan ESC (Electronic Stability Control) dengan TC (Traction Contro) dan varian Premium ini juga dilengkapi dengan Park Assist dengan sensor parkir belakang, dan kamera mundur.

Hal penting lainnya dari Proton Suprima S termasuk 7-spoke, pelek 17 inci dan head unit 2 DIN dengan built-in sistem navigasi, Push Tombol Start, paddle shift, auto cruise, dan dilengkapi jok kulit. Ada 5 (lima) pilihan warna yang tersedia yaitu Tranquility Black, Solid White, Genetic Silver, Atlantic Blue, dan Fire Red.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads