Direktur Eksekutif Tan Chong Subaru Glenn Tan menuturkan pihaknya sedang mengokohkan bisnisnya dengan jalan membangun jaringan penjualan, perbaikan, dan suku cadang di sejumlah kota potensial di Indonesia. Akhir tahun ini, sebuah kantor cabang akan dibuka di kawasan Harmoni, Jakarta.
Pembukaan cabang itu akan melengkapi delapan kantor cabang lain yang telah berdiri. Yakni empat di Jakarta dan masing-masing satu kantor cabang di Surabaya, Batam, Bali, dan Malang. Sedangkan diler resmi Subaru sudah tersebar di Pekanbaru, Medan, Solo, dan dua tempat di Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investasi pabrik tentu setelahnya harus diganjar dengan jumlah penjualan yang cukup. Kami pastinya tidak bisa hanya investasi tanpa terganti kemudian," jelasnya.
Subaru sendiri, menurut Glenn, telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk investasi perluasan jaringan. Sejak 2012 sampai akhir 2013 nanti Subaru sudah mengeluarkan USD 50 juta.
Glenn mengatakan Subaru masih mengandalkan pabriknya yang terletak di Malaysia sebagai produsen mobil mereka yang dijual di Indonesia, selain pabrik di Jepang dan Thailand. Investasi pabrikan asal Jepang itu di Indonesia masihlah difokuskan untuk pengembangan jaringan semata dan belum untuk pabrik.
Soal angka penjualan yang harus dipenuhi, Glenn berujar pihaknya setidaknya mesti menjual 30 ribu unit mobil. "Jika tidak, sulit (investasi pabrik di Indonesia)," imbuhnya.
(ega/lth)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta