Itulah yang terjadi di Australia. Di negeri kanguru itu ada 66 mobil Lamborghini yang ditarik, seluruh mobil itu diprediksi bernilai AU$ 44,3 juta atau sekitar Rp 479,93 miliar.
Penarikan puluhan Lamborghini itu sendiri dilakukan karena ada masalah pada carbon ceramic brake discs di sistem pengereman mobil-mobil tersebut. Penarikan ini melibatkan 16 Lamborghini Gallardo model Coupe dan Spyder yang dibangun antara 2007 dan 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut produsen mobil yang berbasis di Sant'Agata, Italia itu masalah bermula di sekrup stainless steel di sistem pengereman yang berpotensi tidak bekerja dengan baik, terutama di mobil yang sering digunakan di 'lingkungan asin' seperti pantai.
Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) menuliskan dalam situsnya bila terjadi masalah itu, performa rem akan berkurang drastis dan dapat meningkatkan potensi kecelakaan.
Terlebih, mobil-mobil Lamborghini adalah mobil-mobil yang kencang. Gallardo menggendong mesin V10 dengan kapasitas 5.2 liter yang mampu menyemburkan tenaga sampai 405 kW dengan torsi 540 Nm. Sementara Murchielago diperkuat mesin V12 berkapasitas 6.5 liter berkekuatan 495 kW dengan torsi 660 Nm.
Seorang juru bicara Lamborghini kepada Car Advice mengatakan kalau perbaikan bisa dilakukan di bengkel resmi Lamborghini dan membutuhkan waktu sektiar 3 jam. Dengan begitu, kemungkinan mobil harus ditinggal di bengkel karena perbaikan sangat tergantung pada kesiapan mekanik dan berapa banyak mobil yang antre untuk diperbaiki.
"Biaya akan ditanggung sepenuhnya oleh Automobili Lamborghini SpA," kata juru bicara itu.
Meski begitu Lamborghini mengatakan kalau pihaknya tidak mengetahui adanya kecelakaan yang berkaitan dengan masalah rem cakram ini meski recall ini sebenarnya merupakan bagian dari recall global yang melibatkan 2.449 kendaraan yang terdiri dari 933 Gallardo dan 1.516 Murcielago.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini